Beranda » Berita » Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjaman 10 Juta hingga 500 Juta Rupiah

Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjaman 10 Juta hingga 500 Juta Rupiah

Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tetap menjadi primadona bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada tahun 2026. Dengan suku bunga yang sangat kompetitif yaitu hanya 6% per tahun dan proses pengajuan yang relatif mudah, KUR BRI menjadi solusi pembiayaan termurah dan paling terjangkau bagi UMKM yang membutuhkan modal usaha.

Pemerintah mengubah ketentuan penyaluran KUR mulai Januari 2026 dengan menghapus pembatasan jumlah pengajuan pinjaman. Sebelumnya, UMKM sektor produksi hanya dapat mengajukan KUR maksimal empat kali, sedangkan sektor perdagangan dibatasi dua kali. Mulai 2026, pelaku UMKM dapat mengajukan KUR berulang kali hingga usahanya dinilai kuat dan siap mandiri.

Artikel ini menyajikan tabel angsuran KUR BRI 2026 secara lengkap untuk plafon Rp10 juta hingga Rp500 juta, beserta informasi syarat pengajuan dan tips agar pinjaman cepat disetujui.

Jenis-Jenis KUR BRI 2026

BRI membagi KUR menjadi tiga kategori utama berdasarkan plafon kredit. Pemilihan jenis yang tepat akan memperbesar peluang persetujuan kredit.

1. KUR Super Mikro

Kategori ini ditujukan bagi usaha yang baru merintis atau belum lama beroperasi. Plafon pinjaman maksimal adalah Rp10 juta dengan suku bunga subsidi khusus sekitar 3% per tahun. Menariknya, jenis ini seringkali tidak memerlukan agunan tambahan.

Baca Juga:  BAZNAS Resmi Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Rp50.000 per Jiwa, Berlaku Nasional

2. KUR Mikro

Ini adalah jenis yang paling populer di kalangan pedagang pasar dan pelaku UMKM. Plafon pinjaman berkisar antara di atas Rp10 juta hingga maksimal Rp100 juta. Prosesnya relatif cepat dan syarat administrasinya tidak terlalu rumit. Untuk plafon ini, umumnya tidak diwajibkan agunan tambahan.

3. KUR Kecil

Bagi usaha yang sudah mapan dan membutuhkan suntikan modal besar, KUR Kecil adalah solusinya. Plafon pinjaman berkisar antara di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Untuk jenis ini, bank biasanya memerlukan agunan tambahan yang nilainya meng-cover plafon pinjaman.

Suku Bunga KUR BRI 2026

Mulai Januari 2026, suku bunga KUR ditetapkan seragam 6% per tahun flat untuk seluruh jenis pengajuan berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025. Aturan ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menerapkan sistem berjenjang (6% untuk pinjaman pertama, naik bertahap hingga 9% untuk pinjaman keempat).

Dengan bunga flat 6% per tahun, beban bunga per bulan setara dengan 0,5% dari pokok pinjaman. Hal ini membuat cicilan KUR BRI jauh lebih ringan dibandingkan pinjaman komersial biasa.

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 (Plafon 10 Juta – 100 Juta)

Berikut adalah simulasi tabel angsuran untuk kategori KUR Mikro dengan asumsi bunga 6% per tahun flat:

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp10 Juta Rp883.333 Rp466.667 Rp327.778 Rp258.333 Rp216.667
Rp20 Juta Rp1.766.667 Rp933.333 Rp655.556 Rp516.667 Rp433.333
Rp30 Juta Rp2.650.000 Rp1.400.000 Rp983.333 Rp775.000 Rp650.000
Rp50 Juta Rp4.416.667 Rp2.333.333 Rp1.638.889 Rp1.291.667 Rp1.083.333
Rp100 Juta Rp8.833.333 Rp4.666.667 Rp3.277.778 Rp2.583.333 Rp2.166.667

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 (Plafon 100 Juta – 500 Juta)

Untuk kebutuhan modal yang lebih besar, skema KUR Kecil menjadi pilihan. Perlu diingat, untuk plafon di atas 100 juta, bank akan meminta agunan tambahan.

Baca Juga:  Cara Cek Penerima PIP 2026 Lewat NISN dengan Mudah di Januari 2026
Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp150 Juta Rp13.250.000 Rp7.000.000 Rp4.916.667 Rp3.875.000 Rp3.250.000
Rp200 Juta Rp17.666.667 Rp9.333.333 Rp6.555.556 Rp5.166.667 Rp4.333.333
Rp300 Juta Rp26.500.000 Rp14.000.000 Rp9.833.333 Rp7.750.000 Rp6.500.000
Rp500 Juta Rp44.166.667 Rp23.333.333 Rp16.388.889 Rp12.916.667 Rp10.833.333

Catatan: Angka di atas adalah estimasi angsuran per bulan dalam Rupiah dengan perhitungan bunga flat 6% per tahun. Angka aktual dapat berbeda tergantung kebijakan kantor cabang dan hasil analisis kredit.

Cara Menghitung Angsuran KUR BRI

Untuk menghitung sendiri estimasi angsuran KUR BRI, gunakan rumus berikut:

Angsuran = (Plafon ÷ Tenor) + (Plafon × 6% ÷ 12)

Contoh untuk pinjaman Rp100 juta tenor 48 bulan:

  • Cicilan Pokok = Rp100.000.000 ÷ 48 = Rp2.083.333
  • Bunga per Bulan = Rp100.000.000 × 6% ÷ 12 = Rp500.000
  • Total Angsuran = Rp2.083.333 + Rp500.000 = Rp2.583.333

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Untuk mengajukan KUR BRI, pemohon harus memenuhi kriteria berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  2. Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
  3. Memiliki e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Izin Usaha (NIB/SKU)
  4. NPWP untuk plafon lebih dari Rp50 juta
  5. Tidak sedang menikmati kredit modal kerja di bank lain (kecuali kredit konsumtif)
  6. Riwayat kredit bersih (SLIK OJK tidak bermasalah)

Tips Agar Pengajuan KUR BRI Cepat Disetujui

1. Pastikan SLIK OJK Bersih

Ini adalah syarat mutlak. Sebelum mengajukan, pastikan tidak ada tunggakan di pinjaman online (pinjol), leasing motor, atau kartu kredit. Riwayat kredit yang buruk akan otomatis membuat sistem menolak pengajuan.

2. Lengkapi Izin Usaha

Jangan hanya mengandalkan surat keterangan lisan. Buatlah NIB (Nomor Induk Berusaha) secara online melalui OSS. Prosesnya gratis dan cepat, namun efeknya sangat besar untuk kredibilitas usaha di mata bank.

Baca Juga:  Besaran Dana ASLUT 2026: Nominal Bantuan Setiap Bulan untuk Lansia Terlantar

3. Tunjukkan Cash Flow di Rekening

Mantri BRI akan menganalisa kemampuan bayar dari mutasi rekening tabungan. Jika uang hasil usaha selalu disimpan tunai di rumah, bank akan kesulitan menilai kapasitas omzet usaha.

4. Ajukan Sesuai Kemampuan

Jangan memaksakan mengajukan Rp50 juta jika omzet bersih hanya Rp2 juta per bulan. Bank akan menghitung Repayment Capacity, di mana angsuran maksimal adalah 30-40% dari laba bersih bulanan.

FAQ Seputar KUR BRI 2026

Apakah KUR BRI 2026 bisa diajukan tanpa jaminan?

Untuk KUR Mikro dengan plafon sampai Rp100 juta, secara aturan tidak diwajibkan agunan tambahan. Namun, dalam praktiknya, bank seringkali meminta agunan untuk plafon di atas Rp50 juta.

Berapa lama proses pencairan KUR BRI?

Proses pencairan bervariasi tergantung kelengkapan dokumen dan antrian di unit kerja. Normalnya, proses memakan waktu 3 sampai 7 hari kerja sejak survei dilakukan hingga dana cair ke rekening.

Apakah ibu rumah tangga bisa mengajukan KUR BRI?

Bisa, asalkan memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Contohnya usaha katering rumahan, warung kelontong, atau online shop.

Mengapa pengajuan KUR BRI saya ditolak padahal syarat lengkap?

Penyebab umum penolakan antara lain: riwayat kredit bermasalah di SLIK OJK, omzet usaha tidak mencukupi untuk membayar angsuran, hasil survei lokasi tidak memuaskan, atau kuota KUR di wilayah tersebut sudah habis.

Apakah bisa mengajukan KUR jika masih punya cicilan motor?

Bisa, selama status pembayaran cicilan motor tersebut lancar (kolektibilitas 1) dan sisa penghasilan masih mencukupi untuk membayar angsuran KUR.

Disclaimer

Informasi suku bunga, biaya administrasi, dan tabel angsuran dalam artikel ini berdasarkan data per Januari 2026 sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025. Kebijakan bank dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Untuk informasi terkini dan simulasi yang lebih akurat, silakan kunjungi website resmi bri.co.id atau hubungi kantor cabang BRI terdekat.

Penutup

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 menunjukkan bahwa program ini masih menjadi solusi pembiayaan termurah bagi UMKM di Indonesia. Dengan bunga hanya 6% per tahun, cicilan yang harus dibayarkan sangat ringan dan tidak membebani arus kas operasional bisnis. Kunci sukses mendapatkan KUR BRI ada pada kelengkapan dokumen, riwayat kredit yang bersih, dan kejujuran dalam menyampaikan kondisi usaha. Manfaatkan tabel simulasi di atas sebagai panduan awal untuk merencanakan keuangan bisnis Anda.